Kamis, 30 Mei 2013

Cerita horor nyata dan aneh di jepang



Kuchisake Onna (Slit-Mouthed Woman)

 

Kisah wanita ini memiliki beberapa versi, dalam legenda, Kuchisake-onna tadinya adalah seorang wanita muda yang hidup pada zaman Heian. Kemungkinan ia adalah seorang istri atau selir samurai. Ia dikaruniai wajah yang sangat cantik namun sombong, ia juga sering berselingkuh di belakang suaminya. Suaminya merasa sangat cemburu dan dikhianati menyerangnya dan membelah mulutnya dari kuping ke kuping. “Sekarang siapa yang akan berkata kau cantik?” ejek suaminya.. Ia memiliki luka di wajahnya – mulutnya robek di kedua belah sisi hingga mencapai telinganya. Ada lagi versi lain, versi yang satu ini adalah menurut urban legend Jepang. Dalam versi legenda urban, Kuchisake-onna adalah seorang wanita korban operasi wajah yang gagal. Konon dokter yang mengoperasi wajahnya memakai pomade (jenis minyak rambut) dengan bau yang menusuk. Ketika sedang dioperasi ia tidak bisa tenang karena bau itu sehingga si dokter secara tidak sengaja memotong mulutnya hingga robek. Wanita itu menjadi histeris dan marah lalu membunuh dokter itu. Belakangan ia dibunuh oleh para penduduk kota dan menjadi hantu penasaran, dalam versi urban legend asal usulnya memiliki banyak versi diantaranya, korban kecelakaan lalu-lintas yang wajahnya rusak, seorang wanita yang mengalami gangguan kejiwaan sehingga merobek mulutnya dengan benda tajam, seorang wanita korban pemerkosaan yang mulutnya dirobek oleh si pemerkosanya atau ia sendiri yang melakukannya setelah menjadi gila karena perkosaan itu, dan seorang wanita yang leluhurnya memperoleh uang haram dengan menyembah siluman anjing sehingga anak cucunya dikutuk bermulut robek dan bila mati akan menjadi siluman. Dalam penampakannya ia bertanya pada para korbannya apakah ia cantik atau tidak. Jawaban “ya” atau “tidak” akan berujung sama – kematian. Cara terbaik untuk melarikan diri darinya adalah dengan mengatakan bahwa ia “begitu-begitu saja”, atau melemparkan permen untuk mengalihkan perhatiannya karena satu-satunya hal yang tidak dapat ditahan oleh hantu yang penuh rasa dendam adalah camilan yang manis. Dalam versi urban legend korban bisa melarikan diri dengan menyebut kata "pomade" karena akan mengingatkannya dengan peristiwa operasinya dan akan membuatnya tak takut.

hehe jadi merinding mendengarnya . . .

Selasa, 07 Mei 2013

Cerita horor di sekolah

riyan xripper @

Cerita Horor Di Sekolah

Bagi Anda yang pada penasaran ingin segera membaca cerita horor di sekolah tersebut, maka secara lengkap ceritanya bisa Anda baca dibawah ini.

Judul: Hantu di Ruang Musik Sekolah

Ceritanya pas gue kelas 1 SMK Pelayaran. Gue biasanya sarapan pagi di kantin sekolah gue yang letaknya di bawah tanah. Pengap-pengap gitu lah. Untuk menuju kantin ada dua tangga. Satu melewati kantor kepala sekolah dan satu lagi berdekatan sama ruangan belajar agama Islam dan kristen. Jadi gue turun tadi sebelum makan, melewati ruang kepala sekolah.

Benar-benar kantin yang juga aneh, tidak menjualsarapan lagi, tapi gue terlebih dahulu sudah membawa nasi bungkus dari rumah.

Sarapan ama kakak gue dan temen gue. Gak lama jam 7 gitu, temen-temen yang lain sudah pada datang dan langsung ikut comot kerupuk-kerupuk dari nasi bungkus gue. Jam 7.15 gitu baru bel sekolah berdentang.

Jadi, selesai makan, gue sama temen-temen plus kakak gue jalan mau menuju ke atas ninggalin kantin, terus kita naik ke tangga yang dekat sama ruang agama tadi yang gue ceritain. Biasanya kita juga lewat disana, dan sambil ngobrol soal film dan lain-lain.

Di sebelah ruang agama kristen itu tetanggaan sama ruang agama Islam. Di dekat ruang agama Islam itu ada tangga kecil. Isinya ada mainan untuk anak TK. Dulu ruang musik itu ruang nya anak TK. Ruang musik itu tetanggaan sama ruang agama Kristen.

Mainan disana itu udah lama gak kepegang. Kita yang udah biasa lewat pun gak merasa ada yang aneh. Tapi yang tiap hari kita liatin itu yang mainan jungkat-jangkit. Permainan yang dua orang naikin seperti timbangan gitu lah.

Jadi, pas kita lewat, kita udah menginjakan kaki ditangga, eh, tuh... jungkat jangkit gerak sendiri. Naek.. Turun.. Naek.. Turun..

Gue langsung ngerasa aneh banget, sementara temen-temen gue langsung tereak supaya lari. Gue malah penasaran, tapi, takut dikasih penampakan, gue juga akhirnya kabur. Akhirnya semua juga kabur.

Kita lari sampai ruang komputer. Dan diatas udah rame banget, enggak mungkin kita teriak ada apa yang dibawah tadi, kita diem-diam saja, dan sampai berminggu-minggu setelah kejadian itu, temen gue yang berinisial H mendapat mimpi aneh. Dia lagi jalan dikantin itu sendiri, terus dia didalam mimpinya ini, melewati tangga yang yang dekat sama ruang agama.

Disana dia melihat ada mainan jungkat-jangkit. Di mimpinya itu dia melihat ada makhluk kecil lagi duduk disatu sisi. Ciri-ciri mahluk itu pendek. Mukanya udah tua dan jenggotan. Kata H, mukanya marah, dan makhluk itu katanya sempat muncul pas kita lewat sebelum sarapan waktu itu.

Esoknya H cerita ke kita semua, terang aja kita semua kaget. Tapi gue lupa pesannya apa. Intinya, semua orang di sekolah gue  itu harus sopan lah ama dia. Gue juga gak ngerti sopan gimana.
*****

Demikianlah salah satu cerita Horor Di Sekolah yang bisa dipublikasikan kepada Anda, dimana cerita ini sendiri adalah cerita yang bersumber dari situs internet. Jangan lupa kunjungi artikel tentang Cerita Hantu Jepang yang juga tidak kalah menarik untuk Anda baca.